Mengapa Cina disebut sebagai negara Tirai Bambu
2022-07-16 20:16:55 Author: chineseRd_IDAD

Tulisan ini akan menjelaskan mengapa Cina disebut sebagai negara tirai bambu. Sebenarnya ini bukanlah satu-satunya julukan bagi negara Cina. Sebab juga ada julukan lain yang disematkan seperti negeri panda dan lain sebagainya. Setiap julukan tentunya mempunyai latar belakang yang menarik untuk kita ulik. 


Kali ini kita akan ulas mengapa cina disebut sebagai negara tirai bambu? Sebagai orang yang hidup di Indonesia maka kita seringkali mendengar istilah tirai bambu ini untuk menjelaskan negeri Tiongkok. Namun kita tak pernah secara serius bertanya mengapa istilah itu disematkan kepada Tiongkok. Apakah istilah atau sebutan itu hanyalah sebuah cara untuk mengungkapkan keindahan alam sana yang penuh dengan pepohonan bambu? Ataukah sebutan itu merupakan  julukan yang sifatnya politis? Maka dari itu simak terus artikel ini hingga tuntas. 


Asal-Usul Julukan Negara Tirai Bambu


Selama ini ada dua pendapat tentang asal usul julukan negara tirai bambu untuk negeri Tiongkok. Kita akan bahas kedua pendapat tersebut secara detail dan nanti anda bisa menyimpulkannya sesuai dengan pendapat anda sendiri. 


  1. Banyak Tumbuhan Bambu di China

Memang banyak yang berpendapat kalau sebutan negara tirai bambu itu disebabkan oleh penampakan alam di negeri Tiongkok yang penuh dengan tanaman bambu. Kita juga menemukan bahwa panda yang merupakan hewan endemik di sini juga memakan bambu sebagai kudapan utamanya. 

Di dalam literatur, media, dan poster wisata kita juga saksikan bahwa bambu adalah representasi yang nyata untuk menggambarkan china. Oleh karena itu publik dunia banyak menyebut negeri ini sebagai negeri tirai bambu. Meskipun sebenarnya julukan ini tidak pernah diamini oleh warga penduduk di sana.


  1. Sebutan Politis Pasca Perang Dunia II

Kemudian pendapat kedua untuk menjawab mengapa cina disebut sebagai negara tirai bambu adalah sebuah fakta sejarah bahwa sebutan ini diberikan kepada Cina sesaat setelah perang dunia kedua. 

Jadi sesaat setelah perang dunia kedua, poros kekuatan dunia terbagi menjadi dua yakni blok sosialis dan blok kapitalis. Tiongkok, Uni sovyet, kuba dan lain sebagainya berada di posisi sosialis sedangkan Amerika, Inggris, dan Eropa berada di kubu kapitalis.

Kemudian pada periode pasca perang dunia, kedua blok ini bersitegang dengan melontarkan sebutan-sebutan khusus kepada lawan-lawannya. Pihak Inggris menyebut bahwa negara-negara sosialis di Eropa timur sebagai negara tirai besi karena sikapnya yang keras terhadap setiap oposisi politik. Kemudian sebutan serupa juga diterapkan kepada negara Tiongkok namun dengan istilah yang lebih khas yakni “tirai bambu” (menilik dari banyaknya tanaman bambu di negeri ini).


Jadi memang istilah tirai bambu ini ada yang menyebut merupakan istilah politis untuk menyebut Tiongkok di mata orang barat. Istilah tersebut meskipun ada benarnya, tapi tidak tepat untuk digunakan. Sebab saat ini Tiongkok sudah menjadi negara yang adidaya dan tidak lagi menerapkan represi kepada warga negaranya. 

Meskipun begitu istilah ini begitu melekat kepada negeri Tiongkok. Sebagai pembaca yang baik tentunya kita harus memahami pendapat seputar mengapa cina disebut sebagai negara tirai bambu. Dari sini kita akan dapat belajar budaya bangsa lain dan menghargainya.